Waduh, Bawaslu Temukan Petugas KPPS Terpapar Covid-19 Masih Bertugas

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Waduh, Bawaslu Temukan Petugas KPPS Terpapar Covid-19 Masih Bertugas

Kamis, 10 Desember 2020

Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin. /Dok. Bawaslu.go.id.

RADAR BISNIS
- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menemukan masih ada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terpapar Covid-19 masih bertugas saat pemungutan suara Pilkada 2020.


"Terdapat KPPS terpapar Covid-19 yang masih hadir di TPS," kata anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Bawaslu RI, Rabu, 9 Desember 2020.


"Ini terjadi di 1.172, tentu perlu dikonfirmasi lebih jauh situasi-situasi yang terjadi di lapangan, seberapa lama pasca-Covid-19 mereka tetap tugas dan lain-lain," sambungnya


Afif mengatakan, data ini berdasarkan laporan cepat pengawas TPS di seluruh Indonesia melalui Sistem Informasi Pengawasan Pemilu (Siwaslu) Pilkada 2020. 


Menurut dia, data itu gabungan dari sebelumnya sehingga perlu dicek kembali sejak kapan masih bertugas.


"Terkait dengan anggota KPPS yang positif, kita sampaikan ini harus cek kapan mereka positif, apakah masih dalam positif atau tidak."


"Misalnya di salah satu daerah di Sulawesi Utara posisinya memang masih dalam posisi positif," tuturnya.


"Tentu di tempat lain karena data ini juga ditarik sebelum-sebelum hari ini, jadi kita harap kemudian situasinya tidak lebih buruk dari itu artinya semua yang terpapar positif itu kemudian sudah sembuh, dan lainnya," imbuhnya.


Sementara itu, anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan salah satu petugas KPPS yang positif Corona tetapi masih bertugas ada di Sulawesi Utara.


Fritz mengatakan petugas itu mendapatkan hasil swab saat bertugas.


"Ada juga petugas KPPS yang terinfeksi Covid-19 tapi masih bertugas ada di daerah Tomohon, Sulawesi Utara."


"Di mana yang bersangkutan mendapatkan hasil swab saat bertugas yang hasil tes antibodi sebelumnya itu masih nonreaktif," jelas Fritz. (pol)