Menteri ESDM Harapkan SPBKLU Jadi Solusi Kendaraan Listrik

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Menteri ESDM Harapkan SPBKLU Jadi Solusi Kendaraan Listrik

Kamis, 05 November 2020

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. (Foto: esdm.go.id)

Radarbisnis.com, Jakarta
- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, mengharapkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dapat menjadi solusi atas ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.


"Melalui SPBKLU, pengisian ulang baterai dapat dilakukan dengan lebih cepat karena dukungan teknologi," ujar Arifin melalui keterangannya, Rabu (4/11/2020).


Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sampai dengan 2035 akan mencapai 22.500 unit.


Hal tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi.


Peningkatan jumlah SPBKLU dan SPKLU ini menurutnya sejalan dengan proyeksi bertambahnya investasi untuk stasiun pengisian ini. Berdasarkan road map 2020-2030 akan ada peningkatan investasi dari Rp309 miliar pada tahun ini menjadi Rp12 triliun pada 2030.


Menurutnya investasi Rp309 miliar tersebut untuk membangun sekitar 7000 SPKLU dan 4.000-an SPBKLU pada 2020.


Ia mengatakan, PT PLN (Persero) mendapatkan tugas untuk menyedaikan infrastruktur SPKLU dan SPBKLU tersebut. Meski mendapat penugasan, menurutnya PLN juga diberikan kesempatan apabila akan menggandeng pihak lain untuk masuk dalam bisnis tersebut.


"Meski PLN diberi kesempatan lebih awal, badan usaha lain juga dibutuhkan untuk kolaborasi," tambahnya. (inf)