Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Utang Terbesar di Dunia

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Utang Terbesar di Dunia

Rabu, 14 Oktober 2020

Indonesia menempati posisi 10 besar negara berpendapatan rendah-menengah dengan hutang terbesar. (Foto : Idx.co.id)

Radarbisnis.com, Jakarta
- Baru-baru ini, Bank Dunia merilis laporan International Debt Statistics (IDS) 2021 atau Statistik Utang Internasional.


Indonesia menempati posisi 10 besar negara berpendapatan rendah-menengah dengan hutang terbesar.


Bank Dunia memutuskan untuk membagikan rilis daftar negara yang memiliki utang luar negeri lewat IDS 2021 guna memberikan transparansi utang.


"Transparansi utang yang meningkat akan membantu banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah menilai dan mengelola utang luar negeri mereka melalui krisis saat ini dan bekerja sama dengan pembuat kebijakan menuju tingkat dan persyaratan utang yang berkelanjutan," demikian keterangan pers Bnk Dunia yang dikutip pada Selasa (13/10/2020).


Dalam laporan tersebut, hutang luar negeri Indonesia pada tahun 2019 tercatat mencapai USD 402,08 miliar. Jika ditukar dengan nilai rupiah, maka hutang Indonesia saat ini mencapai Rp 5.940 triliun.


Jumlah tersebut meningkat USD 22.5 miliar dari tahun 2018, yang kala itu bernilai USD 379,58 miliar atau sekitar Rp 5.608 triliun.


Dalam catatan Bank Dunia, Hutang Indonesia tahun 2019 didominasi oleh utang jangka panjang yang mencapai USD 354,547 miliar.

 

Utang ini berasal dari sektor publik yang mencapai USD 233.505 miliar dan sektor swasta USD 181,251 miliar.


Sementara itu, rasio urang luar negeri Indonesia terhadap ekspor adalah 194 persen. Sedangkan rasio utang terhadap Gross National Income (GNI) atau pendapatan nasional bruto sebesar 37 persen.


Adapun 10 negara berpenghasilan rendah-menengah yang memiliki hutang terbesar adalah sebagai berikut:


China US$ 2,1 triliun

Brasil US$ 569,39 miliar

India US$ 560,03 miliar

Rusia US$ 490,72 milar

Meksiko US$ 469,72 miliar

Turki US$ 440,78 miliar

Indonesia US$ 402,08 miliar

Argentina US$ 279,30 miliar

Afrika Selatan US$ 188,10 miliar

Thailand US$ 180,23. (law)