Terkait Herbal Anti Coviid-19, Hadi Pranoto Diperiksa Polisi

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Terkait Herbal Anti Coviid-19, Hadi Pranoto Diperiksa Polisi

Rabu, 12 Agustus 2020

 

Hadi Pranoto. (Foto : Instagram @renjana.daily)

Radarbisnis.com, Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Hadi Pranoto terkait kasus dugaan menyebarkan berita bohong atau hoaks dalam sebuah video perihal penemuan obat virus Corona atau Covid-19, pada Kamis (13/89/2020). 


Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan terhadap Hadi Pranoto sebagai saksi dugaan kasus hoaks yang juga melibatkan musisi sekaligus Youtubers, Erdian Aji Prihartanto alias Anji tersebut. 


“Kita jadwalkan, HP (Hadi Pranoto) Jam 10.00 WIB. Mudah-mudahan HP bisa hadir. Kami sudah layangkan panggilan untuk diperiksa sebagai saksi,” kata Yusri saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (13/08/2020). 


Diketahui, pemeriksaan itu berawal dari laporan, Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid yang melaporkan Anji dan Hadi Pranoto ke Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2020) lalu. Dimana Muannas menilai, video yang diunggah ke akun Youtube milik Anji, Dunia Manji itu terindikasi memuat informasi bohong perihal penemuan obat virus Corona atau Covid-19.


Aduan Muanas itu tercatat dengan nomor laporan polisi: LP/4538/VII/Yan 2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 3 Agustus 2020, terkait tindak pidana bidang ITE dan atau menyebarkan berita bohong yang diatur dalam Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.


Polisi sendiri pada Senin (10/08/2002) lalu telah lebih dulu melakukan pemeriksaan terhadap Anji selaku pemilik akun Dunia Manji. Pemeriksaan terhadap Anji sendiri berjalan selama kurang lebih 11 jam dengan dicecar 45 pertanyaan.


Yusri mengatakan, pihaknya akan mencocokan keterangan Hadi dengan hasil pemeriksaan Anji yang sudah lebih dulu dilakukan. “Kami akan dalami dulu. Kronologisnya kok sampai dia (Anji) mengupload di dunia maya.” tuntasnya. (rad)