Pemerintah Jangan Lambat, Jurang Resesi Ekonomi Semakin Dekat

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Pemerintah Jangan Lambat, Jurang Resesi Ekonomi Semakin Dekat

Senin, 24 Agustus 2020

Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto. (Foto : Instagram @ditoganinduto)

Radarbisnis.com, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto mendesak, pemerintah mempercepat penyerapan anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sampai 19 Agustus 2020 masih sangat rendah.


Sebab, terang dia, jika dua kali berturut-turut perekonomian Indonesia bergerak di level negatif, ekonomi Indonesia sudah dipastikan resesi. Kendati sebenarnya secara teknis Indonesia telah mengalami resesi sejak kuartal II/2020.


"Pemerintah perlu mempercepat penyerapan dan mempertajam pelaksanaan PEN," kata Dito, Selasa (25/8/2020).


Politisi Golkar ini menjelaskan, percepatan penyerapan anggaran sangat penting. Pasalnya, dengan kondisi ekonomi yang terus tertekan, dan proyeksi banyak pihak terkait resesi, akselerasi PEN diharapakan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2020 dan kuartal IV/2020.


Selain itu, dia juga menekankan bahwa proses percepatan penyerapan anggaran difokuskan untuk pemulihan sektor riil dan keuangan dengan tetap memperhatikan prinsip akuntabilitas dan transparansi.


"Kami juga meminta pemerintah untuk memberikan jawaban kepada kami maksimal 7 hari masa kerja," tandasnya.


Diketahui, sampai dengan 19 Agustus 2020, penyerapan anggaran PEN berada di kisaran 25 persen atau masih jauh dari target. Padahal waktu terus berjalan dan untuk kuartal III/2020 tinggal sebulan lagi berakhir. Kondisi ini dikhawatirkan akan berpengaruh pada perekonomian di kuartal ketiga. (rad)