Kookmin Bank Sangat Berambisi Ambil Alih Bank Bukopin, Ini Alasannya

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Kookmin Bank Sangat Berambisi Ambil Alih Bank Bukopin, Ini Alasannya

Senin, 24 Agustus 2020

Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan A Purwantono. (Foto : Instagram @bukopinsiaga)

Radarbisnis.com, Surabaya - KB Kookmin Bank (“KB”) berambisi menjadi pemegang saham pengendali tunggal dengan porsi kepemilikan 67% saham PT Bank Bukopin Tbk (“BANK BUKOPIN”).


Menurut Rivan A Purwantono Direktur Utama Bank Bukopin, dengan suntikan modal yang telah diberikan lebih dari USD200 Juta sesuai dengan non-preemptive private placement dan tambahan USD400 Juta diharapkan dapat memperkuat likuiditas Bank Bukopin. 


"Oleh karena itu, keputusan para pemegang saham dalam RUPSLB yang akan diadakan pada tanggal 25 Agustus 2020 harus berhasil disahkan dengan dukungan pemegang saham minoritas yang kuat," ungkap Rivan A Purwantono, Senin (24/8/2020).


Ia melanjutkan Bank Bukopin tetap menjaga kinerja pada posisi positif. Selain itu, Bank Bukopin juga baru-baru ini menjadi sasaran isu negatif yang menyebabkan kepanikan bagi nasabah. 


Dengan latar belakang tersebut, KB bertekad untuk melakukan transformasi di Bank Bukopin untuk menjadi salah satu Bank yang dapat tumbuh berkelanjutan dan memiliki nilai tambah bagi perekonomian Nasional. 


"Rencana KB Kookmin Bank Untuk Merealisasikan Transformasi Bagi Bank Bukopin, Pertama, Bank Bukopin akan sangat selektif dalam mencari pasar untuk bersaing, tetap fokus pada hal yang paling relevan dan sesuai dengan fokus bisnis, yaitu segmen Ritel, terutama UMKM, Koperasi dan Komunitas pelaku bisnis Indonesia-Korea, melalui penerapan standar disiplin sesuai manajemen risiko," urainya.


Selain fokus pada sektor UMKM, Rivan A. Purwantono mengatakan kerjasama antara Kookmin dan Bukopin juga dapat dilakukan untuk peningkatan layanan pada pengajuan KPR, apalagi sektor ini merupakan spesialisasi dari Kookmin.


Menurutnya, dapat dilakukan percepatan dalam proses investigasi atau penilaian aset calon debitur dalam satu jam, dari data base yang dibangun sehingga pengajuan pun bisa lebih cepat prosesnya. 


"Dengan penambahan investasi KB di berbagai aspek, transformasi manajemen dan Perseroan dapat lebih cepat, sehingga mampu melayani nasabah dengan lebih baik lagi," paparnya.


Selain itu, ntuk melayani pelanggan dengan memberikan solusi terbaik, Bank Bukopin akan meningkatkan ciri khasnya dalam segmen bisnisnya, yaitu Ritel, melalui penawaran yang lebih berpusat pada Nasabah. Model bisnis dan operasinya akan disesuaikan secara khusus untuk segmen pasar yang sesuai dengan segmen bisnis Bank Bukopin. (rad)