HUT RI ke-75, Pegadaian Beri Kado istimewa Pasar Digital untuk UMKM

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

HUT RI ke-75, Pegadaian Beri Kado istimewa Pasar Digital untuk UMKM

Selasa, 18 Agustus 2020

 

Direktur Utama, Pegadaian Kuswiyoto. (Foto : pegadaian.co.id)

Radarbisnis.com, Jakarta – PT Pegadaian (Persero) memberikan kado spesial untuk Indonesia dalam bentuk program pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam program ini, Pegadaian bersama Telkom, BRI, PNM, Pertamina, Pupuk Indonesia, Waskita Karya, Wijaya Karya, dan Pembangunan Perumahan berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem Pasar Digital UMKM atau PaDi UMKM, Bela Pengadaan, dan Laman UKM.


Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan perseroan akan terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor UMKM. Seperti yang diketahui bahwa Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menunjuk Pegadaian menjadi salah satu dari sembilan perusahaan BUMN yang terlibat dalam pengembangan platform digital tersebut.


“Baik PaDi UMKM, Bela Pengadaan, maupun Laman UKM diharapkan mampu mendorong transaksi belanja Pemerintah maupun BUMN khususnya kepada UMKM,” ujar Kuswiyoto, Jakarta, Senin (17/8/2020).


PaDi UMKM merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan perusahaan BUMN untuk mengoptimalkan, mempercepat dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses pembiayaan.


Pegadaian telah mendaftarkan lebih dari 8200 UMKM yang merupakan vendor dan juga mitra binaan Pegadaian ke dalam platform PaDi.

 

“Kami mencoba untuk memulai dari langkah kecil dengan membantu para UMKM yang merupakan vendor dan mitra binaan Pegadaian untuk mendapatkan akses dan jangkauan pasar yang jauh lebih luas melalui PaDi UMKM ini” ujar Kuswiyoto.


Pegadaian merupakan bagian dari salah satu perusahaan yang masuk ke dalam pengembangan platform PaDi. Hal ini dikarenakan kedekatan Pegadaian kepada setiap komunitas masyarakat terutama dalam hal bantuan permodalan. Dalam hal pemberian pembiayaan kepada UMKM melalui PaDi UMKM, Pegadaian menyiapkan produk digital lending yang memberikan pinjaman modal kerja bagi UMKM.


Penyaluran pembiayaan digital berbasis Invoice Financing ini akan dilakukan melalui saluran langsung atau direct digital lending dari Pegadaian kepada UMKM yang telah berbentuk badan usaha serta tergabung dalam platform PaDi milik Kementrian BUMN. Invoice yang diterbitkan oleh UMKM dari hasil penjualan ataupun pekerjaan dengan BUMN, dapat dijaminkan ke Pegadaian untuk diberikan pinjaman modal kerja. Prosesnya sudah sepenuhnya digital, sehingga UMKM tidak perlu lagi datang ke kantor Pegadaian untuk memperoleh pinjaman atau modal kerja. Pegadaian juga telah mengajukan ke OJK terkait penggarapan bisnis ini. (inf)