1000 Personel Gabungan Diterjunkan Bantu Amankan Unjuk Rasa Buruh

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

1000 Personel Gabungan Diterjunkan Bantu Amankan Unjuk Rasa Buruh

Rabu, 29 Juli 2020
1.000 petugas gabungan TNI, Polda Metro Jaya, dan Brimob Polda Metro Jaya melakukan Pengamanan Unjuk Rasa Buruh. (Foto : pmjnews.com)
Radarbisnis.com, Jakarta – Sebanyak ratusan massa pengunjuk rasa dari elemen buruh menyampaikan pendapatnya di tiga titik wilayah. Antara lain, di Kemenko Perokonomian Lapangan Banteng; di depan Gedung DPR RI Tanah Abang; dan di depan Istana Negara Jakarta Pusat.

Untuk diketahui, massa pengunjuk rasa terdiri dari beberapa elemen masyarakat. Seperti, masa dari buruh FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) dan KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia).

Khusus pengamanan, di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, Jakarta Selatan, dijaga ketat oleh personel gabungan TNI dan Polri serta Dinas Perhubungan.

Sementara itu, Dansatbrimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Deonijiu De Fatima, SIK., S.H, hadir di tengah-tengah demonstran langsung memantau jalannya aksi unras serta memberikan imbauan.

Dalam aksinya kali ini massa menyuarakan mentuntut untuk menolak Omnibus Law, menolak Revisi UU 13 Tahun 2003 dan menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Di sisi lain unras, anggota Polri nampak melakukan Pengamanan. Total yang turun ada 1.000 petugas gabungan TNI, Polda Metro Jaya, dan Brimob Polda Metro Jaya.

“Pengamanan seperti biasa SOP unjuk rasa, kita persiapkan pasukan. Kita akomodir, kita komunikasikan dengan pihak DPR untuk dilaksanakan mediasi. Direncanakan sudah ada kesepakatan kemarin akan ditemui pihak DPR, perwakilan masuk ke dalam,” kata Komandan Satuan Brimob PMJ. (pmj)