UPT BP2MI DKI Fasilitasi Pemulangan 679 ABK Pesiar MS Westerdam

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

UPT BP2MI DKI Fasilitasi Pemulangan 679 ABK Pesiar MS Westerdam

Sabtu, 06 Juni 2020
Kedatangan para CPMI dan PMI tersebut diterima langsung oleh Kepala UPT BP2MI Palu. (Foto : Kabarindoraya.com)


Radarbisnis.com, Jakarta – UPT BP2MI Palu melakukan monitoring kepulangan 18 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Palu pada Jumat (5/6/2020) sore. Para PMI dan CPMI tiba pukul 15:20 Wita menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA608 rute Jakarta-Makassar-Palu.
Ke 18 orang tersebut terdiri dari 2 orang PMI yang asal Negara Penempatan Kuwait dan Malaysia, serta 16 orang CPMI dari BLKLN PT Tri Tunggal Nuansa Primatama yang rencananya akan berangkat ke Malaysia.
Kedatangan para CPMI dan PMI tersebut diterima langsung oleh Kepala UPT BP2MI Palu, Ahmad Fauzi, Kabid P5TKI Disnakertrans Prov. Sulawesi Tengah, Firdaus Abdul Karim, Avsec Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Nirwana, dan Korwil Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, KKP Kelas III Palu dr. Lisda.
Ahmad Fauzi mengatakan, upaya pemulangan para PMI diakibatkan adanya penghentian sementara penempatan PMI dan pengosongan penampungan BLKLN dalam rangka pelindungan bagi CPMI pada situasi pandemi untuk meminimalisir potensi terpapar dari virus Covid-19.
Terkait perjalanan kepulangan ini, para CPMI dan PMI tersebut telah dibekali dengan Surat Izin Jalan dari BP2MI dan Surat Keterangan Hasil Nonreaktif Rapid Test yang berlaku selama 3 hari.
Setelah melalui protokoler kesehatan yang ditetapkan oleh KKP Palu, kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga serta difasilitasi pemulangan menggunakan travel sampai ke daerah asal.
“Setiap kepulangan PMI dipastikan bahwa petugas kami siap dalam memberikan layanan maksimal kepada PMI. Mereka yang datang ke tanah air kita berikan pelayanan yang sifatnya VVIP (Very Very Important Person). Kita harus mampu memberikan pelayanan dan pelindungan kepada para PMI dari ujung rambut hingga ujung kaki. Kita membuktikan bahwa negara benar-benar hadir untuk PMI,” tutur Ahmad Fauzi mengutip arahan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani. (bp2)