Satgas Pangan Polri Sebut Masuk New Normal, Stok Bahan Pokok Aman

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Satgas Pangan Polri Sebut Masuk New Normal, Stok Bahan Pokok Aman

Jumat, 19 Juni 2020
Ketua Satgas Pangan Polri Irjen (Pol), Daniel Tahi Monang. (Foto : humas.polri.go.id)
Radarbisnis.co.id, Jakarta - Memasuki masa transisi new normal pandemi virus Corona (Covid-19), Ketua Satgas Pangan Polri Irjen (Pol), Daniel Tahi Monang, memastikan bahwa stok beberapa komoditas bahan pokok aman sampai Desember 2020.

"Sampai dengan saat ini, dari data yang kami dapatkan, untuk 11 bahan pokok atau bahkan 13 bahan pokok mungkin sampai dengan prognosa data yang kita dapatkan dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan bahwa untuk bahan- bahan pokok tertentu itu aman sampai dengan Desember 2020," ujar Daniel dalam FGD Webinar Polri dengan judul "Ketahanan Sosial Ekonomi Dalam Tatanan Kehidupan Normal Baru, Kamis (18/6/2020).

Komoditi tersebut seperti beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam ras, gula pasir dan minyak goreng.

Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa masih ada tiga komoditas yang stoknya terpaksa harus didatangkan dari luar negeri, karena memang produksi dalam negeri belum mencukupi, seperti bawang putih, daging sapi dan gula.

Menurut dia, Satgas pangan pun terus bekerja untuk memantau stok pangan agar bisa terus terjaga dan tercukupi bagi masyarakat.

Tak hanya itu, terang dia, Satgas Pangan juga terus memantau dan mengawasi setiap hari harga 13 bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat. "Jadi kami memantau setiap hari di seluruh provinsi dan daerah di seluruh Indonesia," kata dia.

Satgas Pangan pun mencatat ada beberapa harga komoditi yang sedikit mengalami kenaikan saat ini seperti gula pasir. "Harga gula pasir ini secara nasional saya bisa rata- ratakan antara Rp14.000 sampai Rp14.500 (per kilogram)," jelas dia. (inf)