Pemprov DKI Izinkan Mal Buka dengan Penerapan PSBB Transisi

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Pemprov DKI Izinkan Mal Buka dengan Penerapan PSBB Transisi

Senin, 15 Juni 2020
DKI Jakarta sudah mengizinkan pusat perbelanjaan di Ibu Kota mulai dibuka, Senin (15/6/2020).  (Foto : anekatempatwisata.com)
Radarbisnis.com, Jakarta  – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mengizinkan pusat perbelanjaan di Ibu Kota mulai dibuka, Senin (15/6/2020). Namun, pengunjung harus memenuhi sejumlah ketentuan yang telah dibuat saat berkunjung ke mal selama penerapan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) transisi. Ini penting agar bisa menciptakan rasa aman dan memutus penyebaran virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Dalam keterangannya yang dikutip Minggu (14/6/2020), Ketua Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan, dalam pembukaan ini, diatur sejumlah hal dalam Surat Edaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Antara lain orang tua berumur 50 tahun ke atas, dan anak-anak tak disarankan berkunjung terlebih dahulu ke mal. Golongan ini diimbau sementara tidak ke mal dulu.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja (APPBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat menerangkan, protokol untuk berkunjung ke mal hampir sama dengan protokol kesehatan yang ada. Misalnya, warga wajib menggunakan masker, cuci tangan sebelum masuk mal, hingga warga bersuhu badan 37,5 derajat ke atas tidak boleh masuk mal.

Lalu, untuk penggunaan lift, misalnya, kapasitas hanya untuk 6 orang, meski biasanya sebelum pandemi virus corona diisi 15 orang, sesuai kapasitas yang ada. Sedangkan untuk eskalator, warga bisa berdiri di step yang diberi tanda. Jarak antarorang adalah 3 step. Toilet juga antre dengan jarak 1 meter. Pembayaran belanja juga diusahakan cashless.

Yang juga harus diingat, jumlah pengunjung mal juga dibatasi. Maksimal banyaknya pengunjung 50 persen dari kapasitas mal. Begitu juga pada restoran hingga tempat makan atau food court pengunjungnya dibatasi maksimal 50 persen. Jam buka mal juga terbatas, rata-rata mulai jam 11 sampai 20.00 WIB.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar, salah satunya dengan membuka kembali mal dan pusat perbelanjaan, mulai Senin 15 Juni 2020. Di wilayah yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan, sedikitnya akan dibuka 80 mall.

Tetapi, mengingat pandemi Covid-19, masyarakat diingatkan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan ketika berkunjung ke area publik termasuk mal. Seperti mengenakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan usai menyentuh benda atau tempat publik.

Situs corona.jakarta.go.id memperlihatkan kasus infeksi virus corona terus terjadi. Sabtu (13/6/2020), pasien Covid-19 bertambah 120 orang, sehingga totalnya 8.748 penderita dengan 16,2 persen di antaranya atau 1.419 orang masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan pasien sembuh sebanyak 3.840 orang, pasien meninggal 564 orang, dan yang melakukan isolasi mandiri 2.925 orang.

Situs yang sama, Minggu (14/6/2020), menunjukkan, kasus positif Covid-19 mencapai 8.863 pasien. Pasien yang terinfeksi virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) ini bertambah 115 orang dibandingkan data terakhir Sabtu, yakni 8.748 pasien.

“Terdapat penambahan 115 kasus sehingga jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 8.863 kasus,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati dalam siaran pers Pemprov DKI. (ten)