Meningkatkan Daya Saing, Penetapan Harga Gas Industri Sudah Tepat

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Meningkatkan Daya Saing, Penetapan Harga Gas Industri Sudah Tepat

Senin, 08 Juni 2020
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto : Instagram @agusgumiwangk)
Radarbisnis.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai bahwa implementasi harga gas industri menjadi 6 Dolar Amerika (USF) per million metric british thermal unit (mmbtu) merupakan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor manufaktur nasional.

Penerapan harga gas industri ini telah lama ditunggu realisasinya oleh para pelaku usaha di tanah air. Demikian menurut keterangan resmi yang disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya.

“Sudah sewajarnya industri manufaktur mendapat perhatian khusus, karena sektor strategis ini merupakan kontributor terbesar terhadap PDB nasional,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (7/6/2020).

“Kami berharap kebijakan harga gas 6 USD per mmbtu ini dapat mengurangi beban industri manufaktur, khususnya di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Menurut Agus, penerapan kebijakan harga gas untuk industri sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas kabinet pada 6 Januari 2020.

Menurutnya, sesuai arahan presiden agar harga gas untuk industri mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016, yaitu sebesar 6 USD per MMBTU.

Agus menjelaskan, implementasi harga gas sebesar 6 USD per MMBTU di plant gate dapat mendorong industri manufaktur menjadi lebih ekspansif dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. (rad)