Masker Unik Buatan Bandung “Booming” Setelah Dipakai oleh Tito Karnavian dan Ridwan Kamil

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Masker Unik Buatan Bandung “Booming” Setelah Dipakai oleh Tito Karnavian dan Ridwan Kamil

Senin, 01 Juni 2020
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Menggunakan Masker Unik. (Foto: Instagram @republikaonline)
Fokushukum.com, Jakarta – Di tengah Pandemi Covid-19 tidak sedikit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bangkrut. Tapi tidak bagi “Pratiwi Masker” asal Bandung yang kini masker wajah uniknya dicari banyak orang.

Masker wajah dengan bentuk wajah pemakainya kini “booming”.  Setelah dikenalkan oleh Ridwan Kamil dalam berbagai acara serta digunakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam pertemuan dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 bentukan DPR, di Kompleks DPR-RI, Senayan, Kamis (28/5/2020) yang lalu.

Meskipun mengenakan Masker, wajah Mendagri Tito terlihat asli. Masker yang didisain secara kreatif itu menjadi pembicaraan hangat di media sosial.

Tidak sedikit warga masyarakat yang berusaha melacak siapa gerangan pembuat masker. Ada yang ingin pesan untuk digunakan sendiri dan ada pula yang berminat menjadi reseller atau distributor.

“Bakalan laris ini,” ucap seorang pedagang beragam asesoris, tas, sendal dan baru dua bulan menjual Masker di kawasan Pasar Bojonggede, Kabupaten Bogor, ini saat ditunjukkan produk masker yang dikenakan Mendagri Tito.

Masker yang menghebohkan itu diproduksi oleh Pratiwi Masker Wajah di Bandung. Pratiwi Masker yang semula produsen garmen skala keci ini menangkap peluang setelah Protokol Kesehatan Covid-19 mewajibkan penggunaan Masker kepada siapa pun yang keluar dari rumah. Sejak itu diproduksi masker dengan wajah pemakainya.

“Jadi tidak bisa dibeli langsung ada barangnya. Harus pre-order dulu sekitar 4 hari sebelumnya,” ujar Pratiwi saat dihubungi lewat nomer WA-nya.

Bahan yang digunakan, ujar Pratiwi, dari kain Scuba Gramasi tebal 280 – 300. Harga pun tidak terlalu mahal. Satu lusin isi12 buah dihargai Rp97 ribu. “Bahan ini bisa dicuci dan gambar wajah yang tercetak di kain tidak luntur,” terang Pratiwi. (mat)