Kembali Bertambah, Pasien Sembuh Covid-19 di Depok Jadi 440 Orang

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Kembali Bertambah, Pasien Sembuh Covid-19 di Depok Jadi 440 Orang

Senin, 22 Juni 2020
Wali Kota Depok, Mohammad Idris. (Foto : Instagram @idrisashomad)
Radarbisnis.com, Depok - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok kembali merilis data terbaru perkembangan kasus Coronavirus Desease 2019 (Covid-19). Berdasarkan data yang dirilis hari ini,  jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak empat orang sehingga totalnya menjadi 440 orang atau mencapai 62,50 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada.

“Alhamdulillah, pasien sembuh bertambah empat orang lagi sehingga jumlah seluruhnya ada 440 orang atau 62,50 persen,” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Sabtu (20/6/2020).

Sementara kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak tiga orang. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium RS Universitas Indonesia (UI).

"Dengan penambahan ini, maka total pasien konfirmasi positif sebanyak 704 orang dan pasien yang meninggal dunia 34 orang," terangnya.

Lebih lanjut, Mohammad Idris menuturkan, perkembangan kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selesai pemantauan hari ini pun bertambah 14 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) lima orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah tiga orang.

Kemudian, sambungnya, untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 101 orang atau terdapat penambahan satu orang dibandingkan hari sebelumnya. Namun demikian, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil pemeriksaan PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

"Mari bersama kita patuhi protokol kesehatan yang berlaku sebagai upaya menurunkan angka pertambahan kasus. Jaga keluarga dan orang sekitar dari potensi penularan Covid-19. Tetap di rumah, jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, jaga jarak aman interaksi dan gunakan masker," tutupnya. (dep)