Kasus Novel Baswedan Menjadi Ujian bagi Nurani Penegak Hukum

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Kasus Novel Baswedan Menjadi Ujian bagi Nurani Penegak Hukum

Sabtu, 13 Juni 2020
Penyidik KPK, Novel Baswedan. (Foto : kpk.go.id)
Radarbisnsi.com, Jakarta – Penyelesaian kasus Novel merupakan ujian bagi rasa keadilan dan nurani sebagai penegak hukum. Sebab, secara nyata ada penegak hukum yaitu pegawai KPK yang menjadi korban ketika sedang menangani kasus-kasus korupsi besar.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan KPK berharap majelis hakim memutus dengan seadil-adilnya dan menjatuhkan hukuman maksimal sesuai dengan kesalahan dan perbuatakn yang terbukti nantinya. “Kami meminta majelis hakim mempertimbangkan rasa keadilan publik,” kata Ali.

Menurut dia, posisi Novel Baswedan sebagai korban saat menjalankan tugasnya menangani kasus korupsi, layak menjadi pertimbangan.  Ali menambahkan, KPK memahami kekecewaan Novel Baswedan sebagai korban terkait tuntutan yang rendah dan pertimbangan-pertimbangan serta amar dalam tuntutan tersebut. “Kami juga mendengar suara publik yang menyesalkan hal tersebut.”

Ali menegaskan, melalui peristiwa ini pula kami menyerukan kembali pentingnya perlindungan bagi para penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. (kpk)