HUT Bhayangkara, Habib Aboe Bakar Harap Polri Semakin Profesional

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

HUT Bhayangkara, Habib Aboe Bakar Harap Polri Semakin Profesional

Selasa, 30 Juni 2020
Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsy. (Foto : Instagram @dpr_ri)

Radarbisnis.com, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsy mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-74 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia berharap agar Polri semakin professional, artinya semua langkah yang dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. Setiap kerja yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur tetap (Protap) yang dimiliki.



“Tentunya kita berterima kasih atas kinerja Polri selama ini, baik dalam rangka menjaga ketertiban masyarakat, menghadirkan keamanan maupun dalam proses penegakan hukum,” ujar politisi Fraksi PKS ini melalui pesan singkatnya, Selasa (30/6/2020).



Dilanjutkannya, selama ini Komisi III DPR RI sebagai mitra kerja sudah memberikan dukungan anggaran dengan sangat baik. Tahun ini anggaran Polri lebih dari Rp 104 triliun, ini adalah anggaran terbesar ketiga dari satuan kerja di Republik ini. Dukungan anggaran tersebut, menurutnya tentu harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan harus dioptimalisasi untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya.



“Selain itu Polri juga harus selalu menjaga independensinya. Artinya, Polri bekerja atas jati dirinya, bukan karena pengaruh pihak lain. Dengan kata lain, Polri juga harus menjaga netralitasnya dalam menjalankan tugas, Polri tidak boleh berpihak kepada kelompok tertentu atau pihak tertentu,” tambahnya.



Menurut legislator dapil Kalimantan Selatan I ini, menjelang Pilkada Serentak 2020 nanti, independensi Polri tentunya menjadi salah satu tantangan tersendiri. Bagaimana Polri menjaga netralitas di tengah percaturan politik tanah air nanti, akan menjadi penilaian masyarakat. Oleh karenanya, sikap netral dan independen Polri dalam Pilkada nanti harus diteguhkan selalu kepada para personelnya di lapangan.



“Apalagi dalam penegakan hukum. Apa yang dilakukan Polri harus benar-benar semata-mata untuk Pro Justicia atau penegakan hukum. Jangan sampai ada penegakan hukum karena pesanan, rasa sungkan atau pamrih tertentu. Jangan sampai hukum dibuat tajam kepada salah satu pihak dan tumpul kepada pihak lain, ini tidak boleh,” tegasnya.



Selain itu, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini juga mengingatkan bahwa di era new normal saat ini, Polri harus mengedepankan keselamatan personelnya. Oleh karenanya, dukungan alat pelindung diri (APD) untuk petugas di lapangan harus dikedepankan. Selain itu, layanan-layanan yang diberikan oleh Polri seperti SIM, STNK, ataupun SKCK, serta berbagai layanan lainnya perlu ditata dengan baik. Sehingga para personel Polri juga akan terlindungi dari serangan Covid-19.



“Itu juga menjadi tantangan lain saat HUT ke-74 Polri ini di tengah-tengah kondisi pandemi Covid-19. Sekali lagi selamat untuk Polri, semangat dan selalu mengabdi untuk negeri,” pungkasnya. (dpr)