Dicari Ketum Sepeda Indonesia, Pengganti Raja Sapta Odang

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Dicari Ketum Sepeda Indonesia, Pengganti Raja Sapta Odang

Jumat, 19 Juni 2020
PB ISSI bertekad mencari sosok Ketua Umum baru, pengganti dari Raja Sapta Oktohari. (Foto : Instagram @rajasaptaokto)
Radarbisnis.com, Jakarta - Penggurus Besar Ikatan Sepada Sport Indonesia (PB ISSI) bertekad mencari sosok Ketua Umum (Ketum) baru, pengganti dari Raja Sapta Oktohari (RSO).

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Budi Saputra mengaku tidak mudah bagi PB ISSI dengan waktu yang singkat untuk mencari Ketum baru. Meski demikian, pihaknya tetap menghormati keputusan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) 2020 telah dilakukan awal Juni lalu.

"Hal paling mendasar yang harus diraih, Organisasi yang berorientasi kepada peningkatan prestasi,dibawah kepemimpinan Raja Sapta Oktohari, seperti Juara Asia BMX, Juara Asia MTB, 2 Medali Emas Asian Games, 2 Medali Emas Asian Track Championship, 3 Emas Sea Games, Peringkat 4 World Cup Track, harus ditingkatkan dan dilanjutkan di masa depan," kata Budi Saputra dalam perbincangan bersama Danang Sundoro di program Dinamika Olahraga RRI, Kamis (18/6/2020).

"Peningkatan mutu wasit, dengan adanya 2 International Commissaire, 11 Elite Nasional Commissaire dan 90 National Commissaire, yang akan membuat PB ISSI lebih mandiri dan berkualitas dalam melaksanakan kejuaraan nasional maupun International di tanah air," tutur Budi.

PB ISSI menurut Budi telah mencatatkan diri menjadi organisasi olahraga pertama di dunia yang menyelenggarakan kejurnas BMX Freestyle di bawah nasional federasi, sekaligus juga menjadi negara pertama di dunia yang menyelenggarakan Asian Urban Championship seri 1, serta dipercaya untuk menyelenggarakan Kejuaraan Asia Track Championship dan direncanakan Kejuaraan Asia BMX.

"PB ISSI juga berhasil menyelenggarakan Tour d'Indonesia dengan level 2.1 setelah berhenti penyelenggaraan selama 7 tahun, juga berhasil melaksanakan Kejuaraan BMX dengan level Hors Class, dan masih banyak lagi kejuaraan dengan level UCI (Federasi Balap Sepeda Dunia) yang telah dilaksanakan," ungkapnya.

"Jangan lupa, RSO dipercaya menjadi Wakil Presiden Asian Cycling Confederaton, serta member pengurus UCI (Union Cycling Internasional) , yang belum pernah terjadi dalam sejarah PB. ISSI," seraya mengingatkan sosok RSO yang sudah memiliki nama di UCI (Organisasi Balap Sepeda tertinggi di dunia)  (rad)