Tutup 115 Gerai, Pengelola KFC (FAST) Prediksi Laba Turun Hingga 50 Persen

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Tutup 115 Gerai, Pengelola KFC (FAST) Prediksi Laba Turun Hingga 50 Persen

Selasa, 19 Mei 2020
Laba bersih kuartal I 2020 juga akan tertekan 25 persen hingga 50 persen dibanding kuartal I 2020. (Foto : Instagram @kfcindonesia)

Radarbisnis.com, Jakarta – Perusahaan yang bergerak di bidang food and beverages atau makanan cepat saji PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) memperkirakan pendapatannya akan berkurang 25 persen hingga 50 persen dari angka tahun 2019. Hal itu disebabkan oleh penutupan 115 gerai perseroan selama kurang lebih tiga bulan, sebagai konsekwensi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan panyebaran COVID-19.
Dalam keterbukaan informasi emiten dengan kode FAST itu pada laman BEI Selasa (19/5/2020).J. Dalimin Jowono corporate secretary perseroan mengatakan laba bersih kuartal I 2020 juga akan tertekan 25 persen hingga 50 persen dibanding kuartal I 2020. Hanya saja, perseroan belum mengeluarkan laporan keuangan 2019 dan kuartal I 2020.
Untuk itu perseroan sangat mengharapkan semua jenis pelayanan sudah dapat dibuka, walaupun ada pembatasan kapasitas pelanggan.
“Untuk sementara, di tengah kondisi ini, perseon hanya datam mempertahankan kelangsungan layanan antar berdasarkan pesanan,” dikutip dari keterbukaan tersebut.
Selain itu, dengan cara menyediakan menu dengan harga terjangkau dan cara-cara untuk memperluas jenis pelayanan yang dapat diberikan kepada pelanggan. (mit) #mediamelawancovid19