Banyak Investor Masih Percaya MPIP dan MPIS Bisa Kembalikan Investasi

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Banyak Investor Masih Percaya MPIP dan MPIS Bisa Kembalikan Investasi

Jumat, 29 Mei 2020
PT MPIP dan PT MPIS mengalami kesulitan pembayaran kepada investornya. (Foto : Instagram @pixabay)


Radarbisnis.com, Jakarta – Sampai saat ini, lebih dari 90 persen investor PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) dan PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) telah mendaftarkan tagihan utang. Angka ini mewakili jumlah investasi mayoritas.
Tingginya persentase investor yang melakukan pendaftaran tagihan utang tersebut mengindikasikan bahwa mereka berharap dana yang mereka investasikan di PT MPIS dan PT MPIP dapat kembali tanpa adanya keributan atau kegaduhan.
Setelah diterpa efek domino dari permasalahan sistemik di industri keuangan Indonesia, PT MPIP dan PT MPIS mengalami kesulitan pembayaran kepada investornya. Yang berakibat pada munculnya skema penyelesaian pembayaran yang ditawarkan perusahaan.
Skema pembayaran ini sudah mulai disosialisasikan sejak Desember 2019 melalui rangkaian roadshow ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Setelah memperoleh pemaparan dari pihak perusahaan mengenai situasi dan kondisi industri keuangan Indonesia, detil dari skema pembayaran yang ditawarkan, serta rencana perusahaan yang menjadi sumber pengembalian investasi, hampir seluruh investor tetap memberi kepercayaan penuh kepada perusahaan. Dan yakin dengan itikad baik perusahaan untuk bisa menyelesaikan permasalahannya.
Salah satu investor, Vivian Yohani percaya perusahaan bisa mengembalikan dana investor tersebut. Sebab, selama ini keuntungan investasi tidak pernah terlambat dibayar oleh perusahaan. Proses pencairan investasi pun selalui lancar dan tidak pernah sulit.
“Kami memahami situasi ini merupakan efek domino dari permasalahan di dunia investasi. Saat ini perusahaan membutuhkan dukungan dari investor,” ujarnya Kamis (28/5/2020).
Vivian menyayangkan adanya segelintir investor yang menolak jalur PKPU. “Saya tidak tahu tujuan mereka sebenarnya itu apa?” tegas investor dari Tulung Agung itu.
Salah satu investor dari Medan, Alice Mulyadi mengamini pernyataan Vivian. Karena itulah dia mendaftarkan tagihan ke perusahaan. “Saya mengikuti jalur PKPU. Saya kira itu jalan yang terbaik untuk memastikan uang saya kembali,” kata Alice dalam zoom meeting, Kamis (28/5/2020).
Menurutnya yang ditunggu saat ini adalah skema pembayaran dan penjelasana mengenai sumber dana dari uang itu. Perusahaan sendiri akan melakukannya dalam waktu dekat sesuai jadwal PKPU.
“Saya tetap memberikan kepercayaan kepada PT MPIP dan PT MPIS untuk bisa mengembalikan dana kami,” ujarnya.
Selain itu, dari 5 ribu-an investor, ada beberapa orang yang masih belum menerima jalur PKPU.
Sementara itu, investor dari Batam, Foo, mengatakan awalnya ragu PKPU bisa menjadi jalan untuk mengembalikan investasinya. Namun, setelah mendapatkan informasi yang lengkap dan benar mengenai PKPU, dia lalu berubah menjadi percaya jalur itu merupakan proses yang benar.
“Saya mendukung proses PKPU sampai akhir. Cuma yang ragu-ragu masih ada. Kita butuh yang positif. Para investor harus mendukung perusahaan dan bekerjasama. Kami hanya ingin dana investasi kami kembali, tanpa kegaduhan yang justru merugikan mayoritas investor da