Traveloka Disebut Bakal PHK 100 Karyawan Akibat Pandemi Virus Covid-19

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Traveloka Disebut Bakal PHK 100 Karyawan Akibat Pandemi Virus Covid-19

Jumat, 17 April 2020
Traveloka memprioritaskan betul kesehatan para karyawan. (Foto : Instagram @traveloka)

Radarbisnis.com, Jakarta – Industri travel dan pariwisata merupakan salah satu industri yang paling terdampak dari kehadiran virus corona (Covid-19). Ini telah terbukti dengan fenomena PHK yang terjadi di beberapa negara. Sebelumnya Tek.id juga telah menyampaikan kalau bisnis startup travel di Indonesia, termasuk Traveloka mulai kebanjiran permintaan refund dari pelanggan yang sudah terlanjur memesan tiket pesawat maupun hotel. Salah satu startup terbesar di Indonesia ini kini didapati telah memangkas sebagian karyawannya.
Mengutip Nikkei Asian Review (16/4/2020), dua sumber mengatakan Traveloka terpaksa memberhentikan 100 karyawan atau sebanyak 10% dari jumlah karyawannya pada minggu lalu. Tidak hanya itu, sebagian karyawan juga hanya menerima setengah dari jumlah gaji reguler mereka. Sayangnya, belum ada pernyataan resmi dari pihak Traveloka ketika Tek.id meminta konfirmasi.
Dalam wawancara dengan Tek.id sebelumnya terkait dampak covid-19 bagi startup, Traveloka mengatakan memprioritaskan betul kesehatan para karyawan. Terkait penanggulangan dana operasional yang mungkin akan boncos, Traveloka pun membentuk tim khusus Business Continuity Management yang secara konsisten memantau kondisi terkini.
“Sejak situasi COVID-19 mulai berkembang, kami telah membentuk tim khusus, tim Business Continuity Management, yang secara konsisten memantau situasi terkini dan memastikan bahwa operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik,” kata Dionisius Nathaniel, Chief Marketing Officer of Traveloka.
Pandemi Covid-19 memang secara perlahan merobohkan bisnis travel dan pariwisata di manapun itu. Apalagi pandemi ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir. Tidak menutup kemungkinan Traveloka yang notabene sangat disiplin dalam masalah keuangan bakal sangat terganggu dalam kondisi sekarang ini.
“Kami menerima ribuan permintaan (refund) setiap menitnya, kami mengalihkan fokus kami untuk memperkuat layanan konsumen agar dapat melayani pengguna dengan lebih baik. Selain itu kami juga mengadakan peningkatan sistem back-end, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengajukan permintaan refund atau reschedule yang dapat dilakukan melalui aplikasi Traveloka,” ujarnya. (tek) #mediamelawancovid19