SBY Ingatkan Pemerintahan, Jangan Buka Medan Permusuhan yang Terlalu Banyak

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

SBY Ingatkan Pemerintahan, Jangan Buka Medan Permusuhan yang Terlalu Banyak

Rabu, 08 April 2020

Radarbisnis.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia diingatkan agar daĺm keadaan darurat dan sekaligus krisis seperti sekarang ini, sebaiknya pemerintah bisa mencegah terjadinya masalah baru.

"Saya hanya tidak ingin negara dan pemerintah menghadapi banyak “front", kata Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam tulisannya berjudul "Indonesia Harus Bersatu dan Fokus pada Penghentian Penyebaran Virus Korona", Rabu (8/4/2020)


SBY menjelaskan, sebagai seorang prajurit yang hampir 30 tahun mengabdi di bidang pertahanan dan keamanan negara,  dirinya diajarkan untuk tidak membuat permusuhan.


"Janganlah membuka medan permusuhan yang terlalu banyak," tambahnya.


Baca : Indonesia Harus Bersatu dan Fokus pada Penghentian Penyebaran Virus Korona


Padahal, sebagaimana pandangan sebelumnya, justru saat ini kita harus kompak dan fokus pada upaya besar menghentikan virus korona di tanah air kita


Sedangkan soal masalah baru, SBY mengambil contoh, misalnya masalah sosial, ataupun masalah politik, yang bisa mengganggu upaya pemerintah menyelamatkan rakyat dari wabah virus korona yang mematikan ini.


Soal Warga yang Salah Ucap


Menurut SBY, dengan keadaan psikologi masyarakat di era pandemi besar ini, sebagaimana yang diutarakan sebelumnya, bisa saja warga kita ada yang salah berucap.


Misalnya, di media sosial, ada kata-kata yang melampaui batas. Menghadapi masalah ini, alangkah baiknya kalau yang diutamakan adalah tindakan yang persuasif terlebih dahulu.


"Tindakan pencegahan terlebih dahulu, pendekatan dan penyelesaian yang non yudisial dulu," kata  SBY.

Kalau sudah tidak mempan, memang benar-benar keterlaluan dan tidak ada cara lain, kata SBY barulah pendekatan hukum yang dilakukan.(bud)