Kawasan Jababeka Tbk (KIJA) Catat Penurunan Penjualan pada 2019

Iklan Semua Halaman

Press Release dapat dikirim melalui WhatsApp atau redradarbisnis@gmail.com

Kawasan Jababeka Tbk (KIJA) Catat Penurunan Penjualan pada 2019

Rabu, 22 April 2020
Pendapatan dari jasa infrastruktur juga menurun sekitar 18 persen menjadi Rp1,569 triliun. (Foto : Instagram @indah_novi20)


Radarbisnis.com, Jakarta – PT Kawasan Jababeka Tbk (KIJA) memukukan penjualan dan pendapatan konsolidasi sepanjang 2019 sekitar Rp2,253 triliun atau turun 17 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,71 triliun.
Sekretaris Perusahaan Muljadi Suganda dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (22/4/2020), memaparkan, rendahnya capaian penjualan dan pendapatan disebabkan oleh penurunan pendapatan dari pilar bisnis land development & property sekitar 15 persen menjadi Rp1,027 triliun.
Pendapatan dari jasa infrastruktur juga menurun sekitar 18 persen menjadi Rp1,569 triliun, serta pendapatan leisure & hospitality juga berkurang sekiar 23 persen menjadi Rp88,7 miliar.
Kendati demikian, perseroan berhasil menorehkan pertumbuhan laba bersih lebih dari dua kali menjadi Rp141,1 miliar per akhir 2019 dari tahun sebelumnya hanya Rp67,1 miliar. Keberhasilan ini dikontribusi oleh pergerakan selisih kurs yang tercatat sekitar Rp168,3 miliar.
Adapun, ebitda yang diperoleh sepanjang tahun lalu tercatat menurun sekitar 29% menjadi Rp671,6 miliar dari Rp950,3 miliar.
Perseroan mencatat penjualan real estat secara marketing sebesar Rp1,66 triliun sepanjang 2019 atau meningkat 23 persen dari tahun sebelumnya Rp1,36 triliun. Dengan Raihan tersebut, maka realisasi marketing sales telah melampaui target perseroan sepanjang 2019, yakni Rp1,6 triliun.
Menyoal target perolehan kinerja keuangan pada tahun ini, ia menerangkan perseroan masih mengkaji ulang akibat pandemic covid-19. (emi)